Kehamilan Pertamaku Luar Biasa
Saya mau berbagi ketika saya dinyatakan hamil anak pertama saya, pada tahun 2005. Sebelumnya saya dan suami yang sudah menikah sejak 2003, memang berharap pengen segera memiliki momongan
Ternyata gak segampang yang saya pikir, hehehe.
Saya sudah mencoba berbagai obat dari dokter, jamu, dan obat herbal lainnya yang dianjurkan dari teman-teman dan saudara, namun setiap saya menguji ‘keterlambatan ‘ (terlambat datang bulan maksude) saya, hasilnya selalu negatif. Sempat kecewa dan kapok untuk beli tes pack lagi…akhirnya saya mengkonsumsi suplemen alami yang ditawarkan sodara suami, memang harganya mahal, tapi saya tetep mau mencoba, dengan diiringi doa dan puasa
Walaupun ada kekecewaan, namun jauh di dalam hati, saya masih sangat berharap pada Tuhan, bahwa saya bisa hamil dan melahirkan anak pertama kami. Dengan masih adanya sisa semangat ini, saya masih menjaga pola makan yang sehat, saya dah gak minum kopi sejak menikah, mengurangi konsumsi junk food, pantang minum soft drink dan setiap saya berdoa, inilah doa yang saya ucapkan, ” Tuhan, jika Kau berkenan, berkati segala makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh saya, berkatilah kesehatan dan kandungan saya, agar kehamilan segera terjadi pada saya. Amin”
Sebulan kemudian, saya memang terlambat datang bulan, sempat tidak terpikir bahwa saya mungkin hamil, tapi karena saya juga yang sudah pasrah. Sampai suatu ketika, tante saya bertanya, “Bagaimana sudah datang bulan atau jangan-jangan?” Saya kaget, pertanyaan itu sudah hampir saya lupain :-p
Dan saya itung-itung, iya yah…sudah hampir 1 minggu saya belum kedatangan bulan nih
Atas dukungan suami, akhirnya suami membelikan saya tes pack, besok paginya subuh-subuh saya uji, ternyata positif. Thanx GOD
Saya menjalani kehamilan anak pertama saya dengan sangat menyenangkan, mual-mualnya tidak merepotkan, mengidam juga masih dalam tahap wajar, hanya sampai kandungan saya berusia 4 bulan. Itupun saya masih bisa berjalan-jalan santai dengan suami ke mall
Pokoknya enjoy banget! Gak seperti yang dialami kebanyakan ibu yang menjadi malas di rumah, mengurung diri di kamar atau masuk ke RS, karena sering muntah-muntah dan susah untuk makan. Bisa dibilang kehamilan saya itu begitu nikmat dan luar biasa
Pada Februari, 16, tahun 2006, sekitar jam 11 lewat, anak pertama kami lahir, seorang bayi perempuan, dengan berat badan 3,9 kg dan panjang badannya 50 cm. Saya berhasil melahirkannya secara normal dan tidak ada kesulitan yang berarti. Bayi cantik kami bernama Aerish Bealya Rahayu Pondaag







Tinggalkan Balasan